Tips Mengajukan Pinjaman Pada Bank

Ilustrasi pinjaman pada bank

Mempunyai usaha merupakan impian banyak orang, dengan mendirikan suatu usaha dan berhasil membangunnya dari hasil keringat sendiri, waktu kerja juga dapat ditentukan oleh diri sendiri. meski begitu, tentu saja hal ini juga tidak bisa berjalan dengan mulus. Banyak hal yang dapat menyebabkan bisnis tersebut gagal dan mengalami kerugian. Dalam membuka bisnis, hal yang membuat ragu adalah dana untuk memulainya. Tak heran jika banyak orang yang akan memulai bisnis akan melakukan pinjaman pada bank atau lembaga non-bank. Berikut tips yang dapat dilakukan untuk mengajukan pinjaman pada bank.

Tips Agar Pinjaman Disetujui Bank

  1. Memastikan skor kredit bagus, hal yang dilakukan pertama kali sebelum mengajukan pinjaman bank yaitu memastikan skor kredit yang kamu miliki bagus. Skor kredit merupakan riwayat pinjaman atau kredit yang pernah dimiliki. Untuk point ini, maka mereka akan memastikan bagaimana kemampuanmu dalam membayar berbagai pinjaman seperti rumah, kendaraan atau barang elektronik yang lainnya.
  2. Memenuhi persyaratan yang diajukan bank, setiap bank tentunya memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman. Tetapi, secara umum beberapa bank akan memberikan pinjaman jika kamu mengumpulkan syarat berupa: fotokopi identitas diri (KTP dan kartu keluarga), fotokopi slip gaji, fotokopi npwp, fotokopi buku tabungan dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB dan sertifikat jika mengambil pinjaman beragunan.
  3. Mengajukan pinjaman sesuai kebutuhan, untuk mengajukan pinjaman ini, pihak bank juga akan memberikan pertimbangan berapa dana yang bisa kamu dapatkan dengan melihat slip gaji milikmu. Misalnya, jika penghasilanmu 5 juta dalam sebulan dan kamu mengajukan pinjaman sebesar 500 juta, maka pihak bank tentu tidak ingin mengambil resiko lebih. Jadi, sebisa mungkin kamu mengajukan pinjaman sesuai dengan kemampuan gaji yang ditawarkan. Selain bank, kamu juga bisa mendapatkan pinjaman dana pada non-bank. Tetapi perlu diingat bahwa saat mengajukan pinjaman harus diperhatikan legalitasnya dan keamanannya terlebih dahulu.

Sumber pinjaman dana non-bank

  1. Koperasi, sumber pinjaman dana pertama yang sering di dengar selain bank adalah koperasi. Melalui koperasi simpan pinjam, kamu bisa mendapatkan pinjaman dana secara tunai. Tetapi, biasanya koperasi hanya akan memberikan pinjaman kepada anggotanya saja. Meski begitu, koperasi biasanya ada di tingkat daerah seperti kelurahan dan desa.

Pegadaian, sumber pinjaman selanjutnya ada di pegadaian. Beberapa orang juga pasti pernah mengajukan dana pinjaman di pegadaian, kamu bisa memperoleh pinjaman dengan menggadaikan barang berharga seperti emas, barang elektronik, kendaraan dan lainnya. barang yang akan digadaikan akan dianalisa dan diberikan berapa nilai dan berapa pinjaman yang dapat diperoleh. Pada intinya, kamu bisa meminjam uang pada lembaga non-bank atau bank dengan syarat dan ketentuan yang berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *